![]()
Garam yang kita kenal dikelompokkan menjadi dua yaitu garam industri dan garam konsumsi, untuk garam Industri biasanya dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar keperluan industri. Sedangkan manfaat garam konsumsi yang sering digunakan pada campuran rasa pada olahan masakan tentunya memiliki manfaat secara langsung kepada tubuh kita.
Tentu saja selain memberikan rasa yang cukup gurih dengan takaran pemberian yang sesuai kebutuhan, manfaat garam konsumsi lainnya akan berguna bagi kesehatan tubuh.
Tidak hanya garam, hampir seluruh produk yang dikonsumsi akan memberikan dampak yang baik maupun dampak yang buruk, tergantung seberapa banyak takaran atau porsi yang dikonsumsi.
Garam yang dikonsumsi sesuai dengan porsi dan kebutuhan akan dapat memberikan manfaat yang cukup baik bagi tubuh, seperti:
Seperti jenis makanan yang dikonsumsi lainnya, apabila dikonsumsi secara berlebihan tentunya akan memberikan efek yang tidak baik bagi tubuh. Mengonsumsi garam secara berlebihan juga akan memberikan efek yang tidak baik bahkan berbahaya bagi tubuh seperti:
Peranan garam ternyata cukup penting dalam menjaga kesehatan, untuk itu diperlukan mengonsumsi jenis garam yang memiliki kualitas yang terbaik sehingga manfaat garam konsumsi dapat diserap dan dirasakan secara optimal.
Berikut ini jenis garam yang direkomendasikan untuk dapat dikonsumsi dengan aman dan baik bagi kesehatan tubuh:
Garam meja adalah jenis garam yang banyak digunakan untuk memasak. Jenis garam ini telah mengalami berbagai macam proses pengolahan dan memiliki tekstur yang lembut dan halus. Garam meja pada umumnya telah diperkaya dengan yodium yang merupakan jenis mineral yang digunakan untuk tubuh.
Selain mengandung yodium, garam meja juga ditambah dengan anti-caking untuk mencegah agar garam tidak mengalami penggumpalan, dan teksturenya tetap seperti butiran yang tidak menempel dan halus.
Garam laut adalah jenis garam yang dibuat melalui proses penguapan air laut. Kandungan NaCl yang ada di dalamnya bisa dibilang hampir sama dengan garam meja. Namun sayangnya, jenis garam ini kurang direkomendasikan lantaran sudah cukup banyak tercemar oleh logam dan kotoran.
Jenis garam yang satu ini memang cukup jarang kita dengar. Garam Himalaya ini berasal dari Khewra Salt Mine yang berlokasi di Pakistan, dengan warnanya yang identik merah karena kaya akan zat besi. Garam Himalaya adalah jenis garam yang direkomendasikan karena banyaknya kandungan mineral lain selain NaCl. Memang, secara jumlah, kandungan Natrium Klorida yang ada di dalamnya memang tidak begitu banyak, namun kandungan mineral lainnya yang terkandung di dalam garam Himalaya sangat direkomendasikan bagi kesehatan tubuh.
Jenis garam yang lain yang beredar di pasaran selain garam meja adalah garam kosher, garam ini secara teksturenya cukup mudah menggumpal karena tidak terdapat agen anti-caking di dalamnya. Garam kosher adalah jenis garam yang rendah kandungan yodiumnya dengan massa yang lebih ringan dan rasa yang mirip dengan garam meja pada umumnya.
Kita biasa menyebutnya sebagai garam abu-abu karena dari segi warnanya abu-abu. Garam jenis ini hadir dengan kandungan air yang menyebabkan tekstur yang dimilikinya tetap lembab. Banyak kandungan mineral lain yang ada di dalamnya dengan kadar NaCl yang lebih rendah jika dibandingkan dengan garam meja.
Dari kelima jenis garam konsumsi di atas, manakah yang paling direkomendasikan? Hingga kini, banyak yang menggunakan garam meja untuk menyedapkan masakannya. Selain garam meja, untuk tampilan yang lebih menarik ada garam Himalay. Pastikan garam tersebut dipakai dalam jumlah yang cukup dan tidak melebihi kapasitas. Pilih yang kaya yodium untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan.